Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

PLTS-Mesin Pengering, Local Hero Pertamina Nyalakan Harapan Petani Saat Mendung

Di Desa Mernek Jenek, Kabupaten Cilacap, program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maos membantu petani mengatasi kesulitan pengeringan padi akibat cuaca. Dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), energi bersih digunakan untuk mengoperasikan mesin pengering padi bernama Pinky Rudal. Teknologi ini dikembangkan oleh Suyitno, seorang penggerak lokal yang sebelumnya berjualan keripik tempe. Sebelumnya, pengeringan padi secara manual membutuhkan waktu 4-5 hari, terutama saat musim hujan. Setelah adanya Pinky Rudal, padi dapat dikeringkan dalam satu hari saja, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya.

Inovasi ini juga meningkatkan produktivitas hasil panen hingga mencapai 1,5 ton per hari. Selain pengeringan padi, PLTS juga mendukung kegiatan hidroponik di greenhouse yang dikelola oleh kelompok ibu-ibu, seperti penanaman melon, selada, dan bayam. Hasil panen ini dijual langsung oleh kelompok Kawista, menghasilkan omzet sekitar Rp20 juta per tahun. Potensi peningkatan pendapatan petani dapat mencapai lebih dari Rp90 juta per tahun.

Program DEB juga menyalurkan listrik untuk penerangan jalan di desa, yang sebelumnya tidak tersedia. Suyitno berharap dapat mengembangkan fasilitas olahraga seperti jogging track yang dilengkapi pencahayaan untuk kegiatan kemasyarakatan. Menurut VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, program ini menunjukkan bahwa kemandirian desa dapat dimulai dari inovasi penggunaan energi terbarukan.

Berita terkait