Potensinya Besar, Kawasan Industri Bisa Dapat Cuan Tambahan Pakai Cara Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dalam acara Business Forum dan Rakernas XXV HKI di Jakarta Pusat pada 30 Juli 2026 mengimbau pengelola kawasan industri untuk mempertahankan kehijauan lahan. Ia menjelaskan bahwa lahan hijau dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan pendapatan tambahan melalui pasar perdagangan karbon di Indonesia.
Pasar karbon memungkinkan pengelola kawasan industri menjual kredit karbon dari tanaman yang menyerap emisi. Contohnya, lahan seluas 500 hektare yang tidak terpakai dapat ditanami pohon, menghasilkan puluhan miliar rupiah dalam beberapa tahun. Dengan harga kredit karbon sekitar US$30-40 per ton karbon ekuivalen, satu kawasan industri berpotensi memperoleh puluhan juta dolar.
Jumhur menekankan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup dan pengelola kawasan industri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, menjaga lahan tetap rimbun dan menguntungkan.
Bagikan
Berita terkait
Dua Menteri Kabinet Sepakat Jadi Cameo Film "Mulai Dari Nol" Produksi Kinarya Coop, Ajak Rakyat Jadi Pemilik Bisnis Perdagangan Karbon
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.48
Menteri LH dukung kolaborasi perdagangan karbon dengan KDMP
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 17.31
BRI Perkuat Ekosistem Investasi Kawasan Industri Batam via Solusi Ini
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.15
PJ91 Pungut Sampah di Jamnas 2026, Menteri LH Sebut Bagian dari Tobat Ekologis
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 17.30