Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
Pemerintah Indonesia mendorong penguatan pasar karbon berkualitas yang berfokus pada aksi iklim nyata, bukti kredibel, dan tata kelola berintegritas. Menteri Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa karbon adalah hasil dari penanganan tantangan lingkungan seperti emisi ekonomi, degradasi ekosistem, dan pengelolaan sampah, bukan sekadar mekanisme perdagangan ekonomi.
Pengembangan pasar karbon diarahkan untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan ekosistem, termasuk hutan, gambut, mangrove, dan laut. Investasi dan kerja sama internasional diprioritaskan pada kegiatan yang memberikan dampak lingkungan nyata dan manfaat sosial berkelanjutan bagi masyarakat, bukan hanya mengejar nilai ekonomi unit karbon.
Bagikan
Berita terkait
Menteri Jumhur Harap Negara Besar Tanggung Jawab Pulihkan Lingkungan
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 06.14
Jumhur Terima Utusan Khusus China, Sepakati Kerja Sama Perlindungan Iklim
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 08.21
PBB Peringatkan Risiko Bencana Global akibat Pemanasan Bumi Lampaui Batas 1,5 Derajat Celsius
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.10
560 Juta Anak Kini Kena Panas Ekstrem Lebih Banyak daripada Generasi Sebelumnya
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 20.09