Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup, Valuasi Saham PT Timah Naik 280 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan penutupan 1.000 tambang timah ilegal di Kepulauan Bangka Belitung, yang berdampak pada kinerja PT Timah (Persero) Tbk. Dalam Sidang Tahunan MPR/DPR pada Jumat, 14 Agustus, Prabowo menyatakan bahwa penutupan ini berkontribusi pada keuntungan PT Timah sebesar Rp 2,7 triliun pada semester I tahun 2026, naik 900 persen dari periode yang sama tahun lalu. Valuasi saham perusahaan dengan kode TINS juga meningkat signifikan sebesar 280 persen per Agustus 2026 dibandingkan Agustus 2025. Prabowo menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap praktik pertambangan ilegal, dengan meminta TNI, Polri, Kementerian Keuangan, dan instansi terkait untuk mengusut tuntas guna memberikan manfaat bagi rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 22.21
Tambang Ilegal Ditertibkan, Kinerja Industri Timah Menguat
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 14.21
Prabowo Ungkap Laba BUMN Meledak: Timah Naik 804%, Semen Indonesia 408%
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.55
Prabowo Klaim 1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Laba TINS Naik 804%
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.44
Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Kapolri usut Tambang Timah Ilegal
Berita terkait
Prabowo Soroti Ribuan Tambang Ilegal: Masa Pejabat TNI-Polri Enggak Tahu
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.06
Penertiban Tambang Ilegal Dinilai Titik Awal Tata Kelola Industri yang Lebih Sehat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.34
Prabowo Pamer Kinerja BUMN, Laba PT Timah Meroket 804,7% Usai Tambang Ilegal Ditutup
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.24
Prabowo Paparkan Kebijakan Ekonomi 2027: Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.17