Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Kapolri usut Tambang Timah Ilegal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo untuk mengusut sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Pemerintah sebelumnya telah menutup tambang-tambang ilegal tersebut pada akhir tahun lalu. Prabowo mempertanyakan mengapa pejabat TNI dan Polri tidak mengetahui keberadaan aktivitas ilegal ini.
Dalam Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta, Prabowo menekankan bahwa negara memberikan pangkat dan jabatan kepada aparat agar dapat menertibkan pelanggaran hukum. Ia berbicara atas nama rakyat Indonesia dan mendesak agar penyelidikan segera dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pejabat yang diduga terkait dengan tambang-tambang ilegal tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 22.21
Tambang Ilegal Ditertibkan, Kinerja Industri Timah Menguat
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.44
Komisi III: Era Prabowo, Pemberantasan Korupsi-Tambang Ilegal Banyak Kemajuan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Geger! Prabowo Pertanyakan Ribuan Tambang Ilegal, TNI dan Polri Dikritik
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.25
Prabowo Minta Purbaya Usut Bea Cukai, TNI-Polri Diminta Bongkar Tambang Ilegal
Berita terkait
Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal Ditutup, Valuasi Saham PT Timah Naik 280 Persen
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 13.09
Prabowo Klaim 1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Laba TINS Naik 804%
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.55
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.45
Prabowo Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, Minta Diusut!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.22