Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Bicara Permakultur: 10 Tahun Lahan Gundul Ditargetkan Hijau Kembali

Presiden Prabowo Subianto mendorong penerapan sistem permakultur untuk menghijaukan kembali wilayah yang rusak akibat kerusakan lingkungan. Dalam rapat koordinasi penanganan bencana gempa di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, ia menyatakan bahwa sistem perancangan ramah lingkungan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan air. Pemerintah telah membentuk tim gabungan yang melibatkan Universitas Pertahanan (Unhan), Kemendikti Saintek, dan BRIN untuk mempelajari strategi percepatan penghijauan, termasuk studi ke luar negeri. Prabowo menargetkan pembangunan fasilitas perbenihan atau nursery di setiap provinsi dan kabupaten, dengan fokus pada pohon produktif dan tanaman penyedia air. Sistem ini diperkirakan mulai memberikan manfaat dalam empat hingga enam tahun, dan dapat menghijikan lahan gundul dalam kurun waktu 10 tahun. Ia juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar menjaga pohon dan hutan sebagai sumber kehidupan. "No tree, no forest. No forest, no water. No water, no life," ujarnya.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait