Prabowo Bisa Dihadang 4 Poros di Pilpres 2029, Ada Solo hingga Cikeas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menuju Pilpres 2029, konstelasi politik Indonesia diprediksi akan semakin dinamis dengan munculnya beberapa poros kekuatan alternatif yang berpotensi menantang dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurut peneliti senior Citra Institute, Efriza, setidaknya ada empat poros yang sedang membentuk koalisi, yaitu poros Solo yang dikaitkan dengan jaringan Jokowi-Gibran dan PSI, poros Cikeas yang berpotensi mendukung AHY dari Partai Demokrat, poros Teuku Umar yang mewakili PDIP, dan poros Gondangdia yang identik dengan Anies Baswedan. Efriza menambahkan bahwa peluang juga terbuka bagi partai politik yang tidak lolos ke parlemen untuk bergabung dalam salah satu poros ini. Namun, ia menegaskan bahwa konfigurasi aliansi ini masih sangat cair dan belum dapat dipastikan. Menurutnya, peta koalisi yang jelas baru akan terlihat sekitar dua tahun sebelum pelaksanaan Pemilihan Presiden 2029. Oleh karena itu, dinamika politik dalam periode tersebut diperkirakan akan terus berkembang dan beradaptasi dengan situasi terkini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 01.00
Non-Partai tapi Bukan Gibran, Tiga Sosok Ini Miliki Peluang Besar Jadi Cawapresnya Prabowo
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 00.00
Pengamat: Bukan Gibran, Prabowo Mungkin Akan Memiliki Tokoh dari Partainya Sendiri
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.38
Golkar dan Demokrat Mulai Panas, Prabowo Diprediksi Akan Segera Kehilangan Anggota Koalisi
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.24
Golkar dan Demokrat Ribut, Pakar: Prabowo Bakal Disibukkan oleh Tingkah Laku dari Koalisinya Sendiri
Berita terkait
Peluang AHY di Pilpres 2029: Capres atau Cawapres? Butuh Strategi Ganda
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 13.53
Pilpres 2029: Jokowi Disebut Paling Bawah, Anies Unggul
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 15.20
Doli Sudah Lempar Granat, Demokrat: Golkar Ingin Adu Domba Anggota Koalisi Prabowo dan AHY
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 12.54
Prabowo Respons Pidato AHY yang Disebut Kritik Pemerintah
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 21.00