Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Doa Ingin Beri Makan Seluruh Anak RI, Menkes Kabinet Bayangan: MBG Bukan Solusi Stunting, Udah Telat Banget!

Menteri Kesehatan Kabinet Bayangan Irma Hidayana menanggapi kritis terhadap pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait komitmen memberi makan seluruh anak Indonesia. Irma menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak usia sekolah tidak relevan untuk menyelesaikan masalah stunting. Menurutnya, stunting bukan sekadar masalah tinggi badan anak, melainkan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang pada masa kritis 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menekankan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, bukan ketika anak sudah masuk sekolah. Dengan angka stunting balita saat ini mencapai 19,8 persen dan target penurunan ke 14 persen pada 2029, Irma memperingatkan bahwa intervensi harus lebih dini dan komprehensif.

Irma juga menegaskan bahwa stunting bersifat permanen dan tidak bisa diobati setelah anak berusia dua tahun. Oleh karena itu, fokus kebijakan harus pada pencegahan sejak dini melalui nutrisi yang tepat pada masa-masa kritis pertumbuhan anak. Program seperti MBG, menurutnya, sudah terlalu lambat untuk menangani akar masalah stunting yang sudah terjadi.

Presiden Prabowo dalam video yang viral mengungkapkan doanya agar diberi kesempatan untuk memberi makan seluruh anak Indonesia sebelum dipanggil kembali ke hadapan Tuhan. Pernyataan ini mendapat respons berbeda dari berbagai pihak, termasuk kritik dari Irma Hidayana yang menyoroti ketidaksesuaian antara program tersebut dengan solusi nyata untuk stunting.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait