Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG Karena Tak Penuhi SLHS, Ini Data Rinciannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menutup permanen 455 SPPG yang tidak memenuhi SLHS sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam rapat koordinasi yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, keputusan ini ditujukan untuk memastikan keamanan pangan dan standar operasional yang baik. Dari total 27.485 SPPG yang beroperasi, 3.515 SPPG di 324 kabupaten/kota belum memiliki SLHS, meliputi 3.060 yang belum mengajukan dan 455 yang tidak memenuhi syarat. Evaluasi juga menemukan 249 Kepala SPPG diberhentikan karena pelanggaran seperti keracunan makanan, phishing, dan tidak kehadiran. Ekspansi MBG ke wilayah 3T akan difokuskan pada sembilan provinsi dengan prevalensi stunting tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 15.27
Sekolah Ramai-Ramai Minta MBG, Tapi Anggarannya Justru Terus Diefisienkan
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 12.55
Bos BGN Mendadak Peringatkan Kepala Dapur MBG, Jangan Tergiur Iming-iming...
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 08.05
Purbaya: Banyak Sekolah Minta MBG Tanda Masyarakat Suka
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 06.20
Sudaryono Temui Purbaya, Begini Jadinya Perombakan Besar MBG!
Berita terkait
455 SPPG Ditutup Permanen, Zulhas: Tak Penuhi Standar, Kita Tindak Tegas
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 07.16
Zulhas: 3.500 Lebih SPPG Belum Ajukan SLHS
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.08
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 16.06
Aturan Baru BGN: Tiga Pimpinan SPPG Tak Hadir, Dapur MBG Dilarang Masak
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 09.15