Prabowo Kenalkan DDMF Danantara, Proyek Strategis Tak Lagi Bergantung APBN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323912/original/057154900_1786680755-pid4.jpg)
Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan Danantara Development Management Fund (DDMF) sebagai dana kedaulatan untuk membiayai proyek strategis jangka panjang Indonesia. Instrumen ini bertujuan agar pembangunan proyek besar tidak lagi bergantung pada APBN, terutama untuk proyek yang belum bisa didanai investasi komersial jangka pendek. Contoh implementasinya adalah pengembangan mobil nasional yang ditargetkan produksi massal akhir 2028 di Subang, serta pengembangan ekosistem motor listrik bersama BUMN dan swasta.
Selain DDMF, pemerintah akan membentuk lembaga satu pintu untuk mengonsolidasikan seluruh belanja negara. Langkah ini diambil untuk memberantas praktik penggelembungan anggaran (mark-up) dan kebocoran uang negara. Pembenahan sistem belanja ini diharapkan dapat menghilangkan manipulasi anggaran secara mendasar melalui pengawasan yang lebih terpusat dan disiplin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.10
Prabowo Perkenalkan DDMF, Ini Tujuan Pembentukannya
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.18
Prabowo: DDMF biayai proyek strategis jangka panjang
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 17.35
Pamer Rating S&P dan LIanhe Ratings, Prabowo: Ini Pengakuan Dunia
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Bentuk Danantara Development Management Fund, Ini Tujuannya
Berita terkait
Populer: Danantara Lepas dari APBN; Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 T
kumparan · 24 September 2026 pukul 05.00
Bos Danantara dan Menkeu Buka Suara Soal Nasib Dividen BUMN Rp120 T
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 09.27
Bos Danantara Ungkap Nasib Dividen BUMN Rp 120 Triliun
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 22.00
Suahasil Lapor ke Prabowo: RAPBN 2027 Rampung, Belanja RP 4.100 T
kumparan · 30 September 2026 pukul 20.15