Prabowo: Kita Bangun PFII Agar Modal Dunia Dapat Kepastian di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6381084/original/052341900_1779256263-7.jpg)
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Indonesia Financial Center (PFII) untuk menjadikan Indonesia pusat transaksi keuangan global. Jakarta ditetapkan sebagai lokasi sementara, dengan peluang pengembangan di Bali dan wilayah lain. PFII akan mencakup sektor perbankan, investasi, fintech, hingga penyelesaian sengketa komersial dengan standar internasional.
Untuk menarik investor, PFII menawarkan kepastian repatriasi modal, fasilitas pajak, golden visa, serta penggunaan bahasa Inggris dalam kontrak dan hakim ad hoc internasional. Meski memberikan kemudahan, pemerintah tetap menegakkan aturan ketat terkait antipencucian uang, transparansi pemilik manfaat, dan kewajiban perpajakan guna menjaga tata kelola yang baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 18.06
Prabowo Kenalkan Pusat Finansial Internasional saat Pidato Nota Keuangan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Bongkar Isi PFII: Pasar Modal, Bullion hingga Family Office Bakal Berkumpul di RI
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo Umumkan Struktur Kelembagaan PFII
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.58
Neng Eem MPR Nilai Pidato Prabowo Berikan Penegasan Arah Pembangunan RI
Berita terkait
Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.45
Prabowo Minta Menkeu dan Danantara Bagi Tugas Jaga Ekonomi RI
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.31
Pemerintah Dapat Rp28,8 T Hasil Lelang Surat Utang, Yield Capai 7,29%
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 14.50
Prabowo Sebut Penghasilan Danantara dalam 1,5 Tahun Naik 400%!
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.49