Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator bidang Hilirisasi dan Transisi Energi di Istana Negara, Jakarta, pada 1 Oktober 2025. Posisi ini baru dalam struktur pemerintahan dan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104p Tahun 2026. Bahlil, sebelumnya Menteri ESDM sejak 19 Agustus 2024, mengungkapkan Indonesia membutuhkan investasi US$618 miliar (Rp10.224 triliun) untuk mengembangkan lebih dari 20 komoditas unggulan. Program hilirisasi menjadi prioritas pemerintahan Prabowo untuk meningkatkan nilai tambah ekspor, lapangan kerja, serta penerimaan negara. Sebelumnya, pemerintah telah menyetujui 21 proyek dengan investasi US$40 miliar di sektor minyak, gas, pertambangan, pertanian, dan kelautan. Contoh nyata, nilai ekspor nikel meningkat dari US$3,3 miliar (2017-2018) menjadi US$35-40 miliar per tahun (2023-2024) setelah pelaksanaan hilirisasi. Bahlil juga pernah menjabat Ketua Umum Partai Golkar sejak 2024 dan mantan Menteri Investasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.07
Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menteri Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 15.41
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Daftar Lengkap Menteri dan Wamen di Bidang Ekonomi
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 15.15
Ini Sejumlah Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Bahlil Rangkap Jabatan Menko
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 14.00
Bahlil Benarkan Ditunjuk Jadi Menko Merangkap Menteri ESDM
Berita terkait
Siap-Siap! RI Bisa Ketiban 'Durian Runtuh' US$16 M dari Proyek Ini
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.30
Prabowo Sebut Raksasa Aluminium Rusia Mau Bangun Pabrik di RI
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.44
Prabowo Ingin Beli Perusahaan Terbaik Dunia dari Keuntungan BUMN
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.05
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo Harga BBM Subsidi Tak Naik
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.42