Siap-Siap! RI Bisa Ketiban 'Durian Runtuh' US$16 M dari Proyek Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mengembangkan hilirisasi sumber daya alam, khususnya pengolahan bauksit menjadi aluminium melalui industri terintegrasi. Dalam dialog dengan jurnalis dan pakar di Hambalang, Prabowo menjelaskan bahwa nilai tambah dari pengolahan bauksit menjadi alumina dan kemudian menjadi aluminium dapat mencapai 32 hingga 66 kali lipat dibandingkan menjual bauksit mentah. Indonesia yang memiliki cadangan bauksit terbesar keenam di dunia, saat ini belum memiliki industri pengolahan aluminium yang lengkap.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Ungkap Proyek Ini Bisa Bikin RI Cuan Rp284 Triliun
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 17.10
Prabowo Gaspol Hilirisasi Bauksit, Nilai Tambahnya Bisa 40 Kali Lipat
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.15
Prabowo Sebut Raksasa Aluminium Rusia Mau Bangun Pabrik di RI
Detik.com · 3 September 2026 pukul 16.44
Mengenal Rusal, Raksasa Aluminium Rusia yang Siap Masuk Kalimantan
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 21.16