Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga Pertalite dan Solar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden RI Prabowo Subianto melarang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk menaikkan harga BBM bersubsidi, yaitu Pertalite dan Solar. Arahan ini disampaikan Bahlil di Istana Kepresidenan, menegaskan bahwa harga BBM subsidi harus dipertahankan agar tidak naik.
Selain itu, Prabowo juga meminta agar harga BBM non-subsidi disesuaikan dengan harga pasar dunia. Bahlil menjelaskan bahwa naik atau turunnya harga BBM non-subsidi akan mengikuti tren harga minyak mentah global. Saat ini, harga minyak dunia mengalami dinamika tinggi, sehingga harga BBM non-subsidi diatur sesuai kondisi tersebut.
Sejalan dengan arahan pemerintah, PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga BBM non-subsidi per 1 Agustus. Penurunan ini berlaku untuk tiga jenis Pertamax: Pertamax Turbo menjadi 18.300 per liter, Pertamax Green 95 menjadi 16.600 per liter, dan Pertamax (RON 92) menjadi 15.950 per liter. Penyesuaian harga ini mempertimbangkan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan daya beli masyarakat untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.00
Prabowo Punya Arahan Khusus soal Harga BBM Bersubsidi
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.59
Pertamina Pastikan Stok BBM di Bali Aman
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.25
RI Proses Impor Minyak Tahap Kedua dari Rusia, Berapa Banyak?
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 13.43
BRIN akan Paparkan Produk Inovasi ke Prabowo, Termasuk Pengganti LPG
Berita terkait
Sesuai Kebijakan Pemerintah, Pertamina Pastikan BBM Subsidi Tidak Naik
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 13.24
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026!
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.20
Pertamina Pastikan Harga BBM Nonsubsidi per 21 September 2026 Tidak Berubah
kumparan · 21 September 2026 pukul 16.41
Pertamina Patra Niaga Sebut Antrean BBM Subsidi di Makassar Semakin Landai
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 15.35