RI Proses Impor Minyak Tahap Kedua dari Rusia, Berapa Banyak?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang memproses impor minyak mentah tahap kedua dari Rusia sebagai bagian dari kontrak jangka panjang. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa impor tahap pertama sudah tiba dan tahap kedua sedang dalam proses. Pengadaan dilakukan langsung oleh negara melalui Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), bukan oleh PT Pertamina. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat cadangan minyak nasional dan menjaga kedaulatan energi. Pemerintah menekankan bahwa impor ini dikelola negara agar tidak ada intervensi dari negara lain. Dengan skema ini, pemerintah memiliki keleluasaan penuh untuk mendistribusikan minyak demi kepentingan rakyat. Pemerintah juga telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 yang memungkinkan Lemigas menjadi Badan Layanan Umum yang dapat melakukan pengadaan, termasuk impor minyak mentah dan BBM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.00
Bahlil Sebut RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang Impor Minyak Rusia
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 05.55
Prabowo Sebut Swasembada Pangan Nyata: Periksa Semua Gudang!
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.07
Prabowo Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.05
Prabowo Sebut Banyak Negara Panik soal Gejolak Energi: RI Masih Cool!
Berita terkait
Soal Minyak dari Rusia, Bahlil: Negara yang Impor, Bukan Pertamina
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.10
Resmi, Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 15 Agustus
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 11.33
Harga Bright Gas Turun Mulai 15 Agustus 2026, Cek Rinciannya
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 10.00
Pertamina Talks Episode 2 Segera Hadir dengan Konsep yang Lebih Fun!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.09