Prabowo Minta Pegawai BUMN hingga ASN Bersih-Bersih Satu Jam Setiap Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294688/original/098312700_1783851042-Screenshot_2026-07-12_170822.jpg)
Presiden Prabowo Subianto meminta pegawai BUMN dan aparatur sipil negara (ASN) untuk mengalokasikan satu jam setiap hari guna bersih-bersih lingkungan. Permintaan ini disampaikan dalam acara Akad Massal KPR Rumah Subsidi di Batang, Jawa Tengah, pada 30 Juli 2026. Prabowo menekankan pentingnya kebersihan sebagai kehormatan bangsa dan tidak ingin Indonesia dicap memiliki kota yang tidak bersih.
Selain itu, Prabowo melibatkan berbagai pemimpin seperti direksi BUMN, pejabat pemerintah daerah, gubernur, bupati, walikota, hingga aparat keamanan seperti kapolsek. Ia meminta mereka untuk mengecek sungai dan kali secara rutin setiap hari. Prabowo juga memberi sinyal adanya sanksi bagi pihak yang telah ditegur namun tidak menjaga kebersihan lingkungannya.
Prabowo menegaskan bahwa setiap elemen masyarakat, termasuk ketua RT, RW, dan pemimpin organisasi, harus saling mengingatkan tentang pentingnya kebersihan. Ia mengajak semua pihak untuk menjadi pemimpin yang turun langsung bersama rakyat dalam menjaga lingkungan bersih dari sampah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 09.00
Presiden Prabowo Minta Perwira Tinggi TNI Jangan Jadi Jenderal Salon
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 20.09
Prabowo Bakal Kumpulkan Kepala Daerah untuk Bahas Program Indonesia ASRI
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 19.15
Prabowo Mau Beri Hadiah Rp20 M buat Lima Kota Terbersih, Ini Alasannya
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 18.33
Presiden Prabowo targetkan persoalan sampah selesai akhir 2027
Berita terkait
Cegah Karhutla Terulang, APHI Dukung Prabowo Koreksi Regulasi Pembakaran Lahan
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 19.26
Terobosan Prabowo Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dari Hulu
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 19.57
Prabowo: Perusahaan Tak Patuh Aturan Karhutla Kita Tertibkan
kumparan · 25 September 2026 pukul 18.14
Prabowo tegaskan korporasi dan oknum pembakar hutan terus diselidiki
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 17.01