Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Minta TNI dan Polri Usut Tuntas Setelah Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah berhasil menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung pada 2025. Dalam sidang tahunan MPR pada 14 Agustus 2026, ia meminta TNI dan Polri untuk mengusut tuntas kasus ini, menyindir bahwa 1.000 tambang ilegal tidak bisa diketahui oleh para pejabat keamanan. Prabowo menekankan pentingnya disiplin pimpinan TNI dan Polri dalam menangani anak buah yang melakukan pelanggaran.

Sebagai informasi terkait, Prabowo juga menyorai kinerja PT Timah Tbk yang mengalami peningkatan signifikan. Dalam enam bulan 2026, perusahaan mencatatkan keuntungan Rp2,7 triliun, atau naik 900% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Valuasi PT Timah Tbk juga mengalami kenaikan sebesar 280% pada Agustus 2026 dibandingkan tahun 2025.

Di sisi lain, pemerintah berhasil menurunkan harga pupuk subsidi sebesar 20%, yang menjadi pencapaian pertama dalam sejarah Indonesia. Untuk mendukung swasembada pangan, pemerintah mengalokasikan 9,55 juta ton pupek untuk sektor pertanian dan 295.676 ton untuk sektor perikanan. Prabowo menyampaikan bahwa 145 aturan penyaluran pupek telah disederhanakan agar distribusi lebih efisien dan tepat sasaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait