Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Subianto Pamer Harga Pupuk Turun, Keuntungan BUMN Pupuk Melesat

Presiden Prabowo Subianto menyatakan harga pupuk bersubsidi turun 20 persen, yang disebutnya sebagai pencapaian perdana dalam sejarah Indonesia. Penurunan ini didukung oleh penyederhanaan 145 aturan penyaluran pupuk agar distribusi lebih tepat sasaran dan tepat waktu. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI serta DPD RI Tahun 2026 pada 14 Agustus 2026. Pemerintah juga menambah alokasi pupuk subsidi menjadi 9,55 juta ton untuk sektor pertanian dan 295.676 ton untuk sektor perikanan. Prabowo menekankan efisiensi dan penambahan volume ini memudahkan petani mengakses pupuk saat masa tanam.

Kombinasi harga yang lebih murah dan volume ketersediaan yang meningkat diklaim akan mempercepat target swasembada pangan nasional. Di tengah harga yang turun, PT Pupuk Indonesia (Persero) justru mencetak lonjakan keuntungan sebesar 252,8 persen pada 2025. Prabowo menuturkan capaian positif ini merupakan hasil kerja bersama, termasuk peran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jajaran penyuluh, TNI/Polri, dan pemda dengan semangat gotong royong yang diakui dunia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait