Prabowo Minta TNI-Polri Usut Pejabat Soal 1.000 Tambang Timah Ilegal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan pejabat TNI-Polri dalam 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Pemerintah sebelumnya telah menutup 1.000 tambang tersebut pada akhir tahun lalu. Prabowo menyanggah fungsi pemberian pangkat dan jabatan kepada aparat jika tidak mampu menertibkan aktivitas ilegal, serta menekankan pentingnya komandan yang berani menindak anak buah demi kepentingan rakyat, negara, dan bangsa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.44
Komisi III: Era Prabowo, Pemberantasan Korupsi-Tambang Ilegal Banyak Kemajuan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Geger! Prabowo Pertanyakan Ribuan Tambang Ilegal, TNI dan Polri Dikritik
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.25
Prabowo Minta Purbaya Usut Bea Cukai, TNI-Polri Diminta Bongkar Tambang Ilegal
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.55
Prabowo Klaim 1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Laba TINS Naik 804%
Berita terkait
Prabowo Minta Libatkan 1.000 Perwira TNI-Polri Tangani Karhutla
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 18.58
1.000 Perwira TNI dan Polri akan Dikerahkan Prabowo Tangani Karhutla
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.21
Prabowo Janji Naikkan Jabatan Personel TNI-Polri yang Berhasil Tangani Karhutla
JawaPos · 24 Agustus 2026 pukul 14.31
FOTO: Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.08