Prabowo Minta Purbaya Usut Bea Cukai, TNI-Polri Diminta Bongkar Tambang Ilegal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusut dugaan penyelundupan komoditas timah yang dilingkapi oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pemerintah telah menutup sekitar 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung, namun Prabowo menilai penindakan perlu mencakup pengawasan jalur distribusi dan pergerakan komoditas. Ia juga meminta Panglima TNI dan Kapolri untuk membongkar aktivitas tambang ilegal tersebut serta menggalang dukungan dari Badan Keamanan Laut (Bakamla) untuk menghentikan penyelundupan di wilayah perairan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 14.44
Komisi III: Era Prabowo, Pemberantasan Korupsi-Tambang Ilegal Banyak Kemajuan
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Geger! Prabowo Pertanyakan Ribuan Tambang Ilegal, TNI dan Polri Dikritik
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.45
Prabowo Minta 1.000 Tambang Ilegal Diusut, Penertiban Bisa Bantu Kelestarian Alam
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.44
Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Kapolri usut Tambang Timah Ilegal
Berita terkait
Prabowo Klaim 1.000 Tambang Timah Ilegal Ditutup, Laba TINS Naik 804%
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 11.55
Prabowo Minta TNI-Polri Usut Pejabat Soal 1.000 Tambang Timah Ilegal
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.14
Prabowo: Menkeu Senyum Saya Aman, tapi Saya Umumkan Subsidi Mengkerut Beliau
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.56
Penertiban Tambang Ilegal Dinilai Titik Awal Tata Kelola Industri yang Lebih Sehat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.34