Prabowo Sentil Birokrat yang Pakai Jabatan untuk Perkaya Diri dan Kelompok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Jumat 14 Agustus 2026, menyoroti dua masalah utama dalam birokrasi: birokrasi yang berbelit-belit dan tidak efisien, serta penyalahgunaan jabatan oleh birokrat untuk memperkaya diri sendiri, keluarga, dan kelompok. Prabowo menegaskan praktik-praktik tersebut harus diberantas dan tidak boleh lagi ditutup-tutupi, mengingat era digital dan keterbukaan informasi saat ini membuat berbagai masalah pemerintahan semakin mudah diketahui publik.
Prabowo menekankan bahwa pembenahan birokrasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga pemerintah daerah baik tingkat provinsi maupun kabupaten. Ia meminta para pemimpin daerah untuk mendengar langsung suara rakyat dan mengevaluasi pelaksanaan program di lapangan agar kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prabowo juga memperingatkan bahwa birokrasi yang tidak efisien dan korup berpotensi menghancurkan suatu bangsa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.23
Prabowo: Birokrasi Tak Boleh Menghambat Keputusan yang Baik
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.40
Prabowo Subianto Soroti Birokrasi Korup dan Berbelit
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 11.15
Prabowo Sebut Korupsi Hancurkan Bangsa: Program Sering Tak Sampai ke Rakyat
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 10.41
Prabowo: Masalah Bangsa Indonesia Adalah Birokrasi yang Berbelit
Berita terkait
Pesan Prabowo ke Lulusan IPDN: Rakyat Tak Butuh Birokrasi Berbelit hingga Korupsi
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 09.57
KPK Sambut Baik Usulan Prabowo soal Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.52
Bersih-bersih BUMN Lewat Pengadilan Ad Hoc
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk BUMN, Menkum: Belum Dikaji Pemerintah
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.25