Prabowo: Teknologi Canggih Tak Berarti Jika Rakyat Tak Bisa Makan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026 menekankan bahwa kemajuan teknologi digital harus tetap berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Ia mencontohkan digitalisasi layanan Mahkamah Konstitusi yang telah memproses 84,51% permohonan secara daring per 23 Juli 2026, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan mobilisasi fisik untuk mengakses layanan pemerintah.
Namun, Prabowo menegaskan kecanggihan teknologi tidak berarti jika kebutuhan dasar masyarakat belum terpenuhi, terutama akses terhadap pangan. Ia menyatakan bahwa kebijakan pemerintah harus tetap mengedepankan pemenuhan kebutuhan pangan melalui upaya swasembada pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah. Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran pangan, mulai dari petani, pemerintah daerah, TNI Polri, koperasi, hingga BUMN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.10
Prabowo Perintahkan Sapi Dikloning: Kita Perlu Banyak!
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.31
Prabowo Lapor Parlemen Kondisi Pangan Aman: Kita Akan Hadapi El Nino
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.45
Menko Pangan Ungkap 17 Provinsi Bakal Tanam Bawang Putih Serentak
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.05
Amran Sanggupi Target Prabowo Swasembada Bawang Putih 3 Tahun
Berita terkait
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Tiba-Tiba Zulhas Minta Maaf MBG Gonjang-ganjing, Janji Beresin Hal Ini
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.56
Terapkan Mandatori B50, Prabowo Klaim Selamatkan Devisa Negara Hingga Rp 170 Triliun
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Presiden Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc Usut Penyelewengan BUMN
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 13.05