Prabowo Ungkap Lokasi Sementara PFII: Jakarta, Bali Menyusul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menetapkan Jakarta sebagai lokasi sementara Pusat Finansial International Indonesia (PFII) sebelum dikembangkan ke Bali. PFII dirancang sebagai pusat keuangan global yang mencakup sektor perbankan, pasar modal, fintech, hingga bursa karbon. Operasional awal di Jakarta akan menggunakan Gedung Danareksa, sementara pengembangan di Bali diperkirakan membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun.
Untuk menarik investasi asing, pemerintah menyediakan berbagai kemudahan seperti penggunaan bahasa Inggris dalam kontrak, adopsi standar hukum internasional, fasilitas perpajakan, serta golden visa. PFII juga akan dilengkapi lembaga pengawas, pengadilan khusus di bawah Mahkamah Agung, dan lembaga arbitrase. Meski memberikan insentif, pemerintah tetap menerapkan aturan ketat terkait antipencucian uang dan transparansi pajak guna memastikan kepastian hukum bagi modal dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.18
Gaet Investor Dunia di PFII Jakarta-Bali, Prabowo Siapkan Insentif Pajak hingga Golden Visa
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.13
Prabowo Tetapkan Jakarta dan Bali sebagai Lokasi PFII
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 18.03
Prabowo umumkan Jakarta dan Bali jadi lokasi PFII
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.35
Prabowo Resmi Umumkan Lokasi PFII Berlokasi di Jakarta dan Bali
Berita terkait
Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.15
Rosan Buka-bukaan Alasan Jakarta & Bali Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia di Jakarta, Istana Buka Suara
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.25
Rosan Roeslani Ungkap Alasan Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Awal PFII
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30