Terkuak Alasan Jakarta & Bali Dipilih Jadi Lokasi PFII
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menetapkan Jakarta sebagai lokasi sementara Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) demi memastikan kelembagaan ini segera beroperasi, sesuai keinginan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menjelaskan pemilihan Jakarta didasarkan pada kebutuhan momentum peluncuran cepat. Lokasi pasti di Jakarta belum diumumkan secara detail oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang menyerahkan pengumuman kepada otoritas terkait.
Bali dipilih sebagai lokasi PFII kedua namun memerlukan waktu untuk pengembangan infrastruktur fisik. Alasan utamanya adalah daya tarik Bali bagi investor global yang dinilai memiliki nilai tambah dibandingkan pusat finansial internasional lain. Kehadiran PFII di Bali diproyeksikan tidak hanya mendorong investasi, tetapi juga menggerakkan sektor pariwisata karena investor target memiliki daya beli tinggi. Presiden Prabowo sebelumnya telah menyebut kedua lokasi ini dalam pidato kenegaraan di DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.18
Gaet Investor Dunia di PFII Jakarta-Bali, Prabowo Siapkan Insentif Pajak hingga Golden Visa
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 08.58
Neng Eem MPR Nilai Pidato Prabowo Berikan Penegasan Arah Pembangunan RI
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.49
Akademisi Dukung Rencana Presiden Prabowo Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.24
Nirvana Life Investment Usung Konsep Hotel Suites Wellness, Lirik Pasar Bali
Berita terkait
Lokasi Pusat Finansial Internasional Indonesia di Jakarta, Istana Buka Suara
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.25
Rosan Buka-bukaan Alasan Jakarta & Bali Jadi Lokasi PFII
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.54
Rosan Roeslani Ungkap Alasan Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Awal PFII
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.30
Anggota DPR: Rencana lokasi PFII selaras dengan bisnis keuangan global
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.28