Prabowo Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Bukan Cuma Kopdes & MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya bergantung pada pengeluaran pemerintah, melainkan didorong kuat oleh realisasi investasi swasta. Investasi tersebut terbukti menciptakan lapangan kerja, dengan 2,7 juta posisi baru pada 2025 dan 1,4 juta pada tahun berjalan. Realisasi investasi tercatat mencapai Rp 1.931 triliun pada 2025 dan Rp 1.010 triliun hingga Juni 2026.
Kepercayaan investor global didasarkan pada fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, termasuk inflasi rendah (2,92%), rasio utang rendah, dan defisit di bawah 3%, lebih stabil dibandingkan Filipina, India, dan Prancis. Prabowo optimis investasi besar akan terus masuk, sejalan dengan proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan Indonesia menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada 2050.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.50
Prabowo Klaim Bakal Investasi Besar-besaran Bakal Masuk RI
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 13.50
Prabowo Klaim Investasi Besar-besaran Bakal Masuk RI
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 22.00
Prabowo Klaim akan Ada Investasi Besar-besaran Masuk ke Indonesia
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.10
Prabowo Pamer Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja: Bukan dari MBG dan Kopdes
Berita terkait
Targetkan Ekonomi 2026 Tumbuh 6 Persen, Prabowo Pamer Investasi Rp 1.010 Triliun
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
Prabowo Yakin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 6% pada 2026
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.17
Prabowo Pamer Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja Baru: Bukan dari MBG dan Kopdes
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.10
Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet Jelang 2 Tahun Pemerintahan
Detik.com · 16 September 2026 pukul 20.46