Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Buka Peluang Rombak Kabinet Jelang 2 Tahun Pemerintahan

Presiden Prabowo Subianto membuka peluang perombakan atau reshuffle kabinet menjelang dua tahun pemerintahannya (2024-2026). Ia menyatakan kabinet memerlukan waktu untuk membuktikan kinerja, mirip dengan kesebelasan sepakbola yang ada tim inti dan cadangan. Prabowo menilai beberapa kementerian tidak berada di garis depan, namun menterinya bekerja sesuai kemampuan. Evaluasi terus dilakukan untuk menempatkan orang di posisi yang tepat berdasarkan kompetensi, dan jika ada yang tidak cocok, akan diganti.

Prabowo juga menyatakan pemerintahannya akan menarik investasi besar-besaran yang menambah lapangan kerja. Sampai Juni 2026, investasi mencapai Rp 1,010 triliun dari target APBN 2025 sebesar Rp 1,931 triliun. Pemerintah berhasil membuka 1,4 juta lapangan kerja pada 2025 dan diproyeksikan 2,7 juta lapangan kerja baru pada 2026. Investasi ini berasal dari sektor swasta, bukan program pemerintah seperti MBG atau Koperasi Merah Putih.

Prabowo mengingatkan bahwa beberapa pihak mungkin tidak senang jika pertumbuhan ekonomi Indonesia mentereng. Ia menyeak agen prediksi Indonesia menjadi ekonomi ke-4 dunia pada 2050, namun ada yang berusaha menghambat pencapaian ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait