Pramono Putuskan PJJ Jakarta Diperpanjang hingga 8 September, ASN Tetap Wajib Ngantor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh sekolah hingga 8 September 2026. Keputusan ini diambil untuk melindungi keselamatan siswa dari paparan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih memengaruhi kualitas udara Jakarta. Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menerbitkan Surat Edaran resmi sebagai dasar hukum pelaksanaan PJJ ini. Pramono menyatakan bahwa kebijakan ini diperpanjang setelah evaluasi berkala terhadap kualitas udara di lima wilayah administrasi kota. Namun, tidak ada kebijakan Work From Home (WFH) baru bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Seluruh pegawai pemerintahan tetap diwajibkan masuk kerja seperti biasa, dengan instruksi menggunakan masker. Pemprov DKI juga terus mengoptimalkan penyemprotan udara menggunakan teknologi water mist di koridor jalan protokol dan titik kerumunan untuk mempercepat pemulihan kualitas udara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 7 September 2026 pukul 16.55
Pramono Perpanjang PJJ di Jakarta Sampai Besok, Tak Ada WFH
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 18.30
Kualitas Udara Kota Bandung Menurun Terdampak Abu Vulkanis Gunung Anak Krakatau
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 18.00
Abu Anak Krakatau Bikin Masker Langka, Pramono: Jangan Mainkan Harga
Detik.com · 7 September 2026 pukul 17.41
Pramono: Tak Ada Rencana WFH untuk ASN Jakarta, Tetap Ngantor Pakai Masker
Berita terkait
Pramono Ngamuk Pedagang Masker Mark Up Harga Hingga 10 Kali Lipat, Pemprov DKI Siap Bagikan Gratis
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 18.27
Pramono minta pedagang masker tak timbun dan permainkan harga
ANTARA News · 7 September 2026 pukul 16.56
Kualitas Udara Memburuk, Produktivitas Masyarakat Terancam Abu Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 18.46
Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tembus ke Jakarta, Pekerja Luar Ruang Harus Dilindungi
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 15.23