Produk Buatan Desa Langsung Tembus Pasar Dunia Tanpa Perantara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan bahwa produk lokal dari desa di Indonesia dapat langsung diekspor ke pasar internasional tanpa melalui perantara. Sebagai contoh nyata, sebuah desa di Pacitan, Jawa Timur berhasil mengekspor gula aren organik ke tiga negara secara bersamaan: Malaysia, Australia, dan Belanda. Yandri menegaskan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa potensi perdesaan Indonesia mampu memenuhi standar pasar global.
Dengan menerapkan model ekspor langsung dari desa, rantai distribusi dapat dipersingkat, sehingga meningkatkan keuntungan bagi petani, masyarakat desa, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Yandri menjelaskan bahwa mengurangi perantara panjang akan memperkuat perekonomian lokal secara signifikan.
Pemerintah Indonesia juga secara resmi menjalin kerja sama dengan Malaysia dalam bidang pembangunan kawasan desa melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kemendes PDT RI dan Kementerian Kemajuan Desa serta Wilayah Malaysia. Selain komoditas, kerja sama ini juga mencakup pertukaran pariwisata desa dan program pertukaran pemuda desa untuk mempererat hubungan kedua negara.
Bagikan
Berita terkait
Kemendes PDT Gandeng Malaysia Kebut Pembangunan Kawasan Perdesaan
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.27
Malaysia Punya 15 Ribu Desa, Kenapa Malah Belajar ke RI?
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.30
Kemendes PDT Ajak 20 Kades Belajar soal Pembangunan Desa di China
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.02
Mendes Yandri dan Menteri Malaysia Teken MoU Berisi 8 Poin untuk Majukan Desa
Detik.com · 17 September 2026 pukul 19.44