Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Profil Bahlil Lahadalia, Mantan Sopir Angkot yang Kini Rangkap Jabatan Menteri

Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus menjaga posisinya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 1 Oktober 2026, bersama sejumlah menteri dan pejabat negara. Bahlil menjadi pejabat pertama yang menandatangani dokumen penunjukannya dalam dua jabatan tersebut. Ia menyatakan penugasan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo dan akan menjalankan seluruh tugas yang diberikan. Sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mendapatkan tugas koordinasi yang lebih luas terkait agenda hilirisasi dan transisi energi nasional. Tanggung jawab teknis sektor energi tetap dikelilingannya sebagai Menteri ESDM. Pembagian kewenangan dengan kementerian terkait akan disesuaikan setelah penyelarasan kerja pascapelantikan. Bahlil Lahadalia, lahir 7 Agustus 1976 di Banda, Maluku, memiliki latar belakang hidup sederhana. Ayahnya bekerja sebagai kuli bangunan, ibunya sebagai pembantu rumah tangga. Sejak SD, ia berjualan kue, lalu menjadi kondektur angkot di SMP, sopir angkot di SMA, dan loper koran saat kuliah di Jayapura. Pendidikannya diselesaikan di Fakfak dan STIE Port Numbay, Jayapura, sebelum melanjutkan ke Universitas Cenderawasih dan Universitas Indonesia. Sebelum masuk pemerintahan, ia pernah menjadi Ketua Umum HIPMI (2015-2019) dan aktif di organisasi kampus serta HMI. Karier publiknya dimulai sebagai Kepala BKPM pada 2019, lalu Menteri Investasi pada 2021, hingga akhirnya menjadi Menteri ESDM pada Agustus 2024. Pada Agustus 2024, ia juga terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Di dunia usaha, ia berhasil mendirikan Rifa Capital yang beroperasi di sektor pertambangan, properti, dan logistik setelah sempat mengalami kegagalan bisnis kayu.

Berita terkait