Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026

Kementerian Transmigrasi Indonesia mengalokasikan Rp 226 miliar atau 35% anggarannya untuk program Transmigrasi Patriot pada 2026. Sisa 65% digunakan untuk revitalisasi kawasan transmigrasi, termasuk penyelesaian tumpang tindih lahan serta perbaikan akses jalan dan kelistrikan. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengumumkan hal ini setelah pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta.

Program Transmigrasi Patriot mendukung transformasi kawasan melalui riset, pendampingan, dan inovasi oleh tim perguruan tinggi. Setiap tim berhak atas insentif hingga Rp 200 juta untuk program sesuai kebutuhan kawasan, dengan batas ini ditetapkan untuk akuntabilitas setelah konsultasi bersama BPKP, BPK, dan Kementerian Keuangan. Kolaborasi antar tim dapat meningkatkan nilai intervensi hingga miliaran rupiah.

Kementerian mendorong pembiayaan gabungan antara APBN, kemitraan dunia usaha, dan investasi swasta. Kawasan transmigrasi memiliki lahan dan tenaga kerja, tetapi memerlukan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, modal, dan akses pasar. Tim Ekspedisi Patriot 2026 melibatkan 1.476 peserta di 53 kawasan selama empat bulan untuk riset, pemetaan potensi, dan pendampingan masyarakat.

Berita terkait