Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5173276/original/045206800_1742827097-WhatsApp_Image_2025-03-24_at_21.29.56.jpeg)
Kementerian Transmigrasi Indonesia mengalokasikan Rp 226 miliar atau 35% anggarannya untuk program Transmigrasi Patriot pada 2026. Sisa 65% digunakan untuk revitalisasi kawasan transmigrasi, termasuk penyelesaian tumpang tindih lahan serta perbaikan akses jalan dan kelistrikan. Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengumumkan hal ini setelah pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta.
Program Transmigrasi Patriot mendukung transformasi kawasan melalui riset, pendampingan, dan inovasi oleh tim perguruan tinggi. Setiap tim berhak atas insentif hingga Rp 200 juta untuk program sesuai kebutuhan kawasan, dengan batas ini ditetapkan untuk akuntabilitas setelah konsultasi bersama BPKP, BPK, dan Kementerian Keuangan. Kolaborasi antar tim dapat meningkatkan nilai intervensi hingga miliaran rupiah.
Kementerian mendorong pembiayaan gabungan antara APBN, kemitraan dunia usaha, dan investasi swasta. Kawasan transmigrasi memiliki lahan dan tenaga kerja, tetapi memerlukan dukungan ilmu pengetahuan, teknologi, modal, dan akses pasar. Tim Ekspedisi Patriot 2026 melibatkan 1.476 peserta di 53 kawasan selama empat bulan untuk riset, pemetaan potensi, dan pendampingan masyarakat.
Bagikan
Berita terkait
Penuhi Permintaan Pasar, Java Residence Luncurkan Cluster 5 tahap 2 Sukodono
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 08.30
Danantara Housing Expo 2026, Hadiah Menarik Menanti Pengunjung
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.29
Pemerintah RI Tebar Insentif Pajak pada 2027, Nilainya Tembus Rp632 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.23
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.15