Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Prospek Bisnis Wealth Management di Tengah Potensi Kenaikan Bunga The Fed

Bisnis wealth management Bank DBS Indonesia tetap tumbuh meski bank sentral global bersikap agresif. Nasabah cenderung menggeser portofolio ke aset berisiko rendah, seperti obligasi tenor pendek, untuk menekan volatilitas namun tetap menjaga arus kas. DBS menyediakan berbagai opsi produk mulai dari produk evergreen, valas, hingga structured product yang disesuaikan dengan siklus ekonomi dan riset lokal.

Selain obligasi, emas menjadi instrumen investasi yang menarik karena permintaan konsisten dari bank sentral dunia. Emas dinilai unggul karena faktor kelangkaan, likuiditas tinggi, pengakuan global, bebas risiko gagal bayar, serta mampu menjaga daya beli. Strategi investasi ini bertujuan memberikan solusi bagi nasabah, termasuk mereka yang memiliki eksposur dalam mata uang dolar AS, guna menghadapi potensi perubahan suku bunga di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait