Proyek Kawasan Yudikatif & Legislatif IKN Kena Dampak Perang, Begini Progresnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menargetkan pembangunan fisik kawasan perkantoran lembaga yudikatif dan legislatif di IKN selesai pada 2027-2028. Namun, kendala muncul akibat kenaikan harga solar industri seharga Rp 20.000 per liter, naik dari Rp 12.500 sebelumnya, bahkan pernah mencapai Rp 30.000. Kenaikan ini disebabkan oleh ketegangan geopolitik antara AS dan Iran. Berdasarkan data Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI), harga solar industri naik 41,52%, besi beton 27,78%, dan aspal 23,85% sejak Februari hingga Juli 2026.
Untuk kawasan yudikatif, pembangunan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Mahkamah Agung (MA), Komisi Yudisial (KY), Plaza Keadilan, dan Masjid Kawasan ditargetkan mencapai 40% pada akhir 2026. Paket pembangunan MA senilai Rp 1,4 triliun mencapai progres 12,5%, sementara paket MK, KY, dan Masjid senilai Rp 1,65 triliun mencapai 12,41% dalam 8 bulan.
Di sisi lain, kawasan legislatif yang mencakup gedung DPR, MPR, dan DPD memiliki total nilai kontrak Rp 8,24 triliun. Progres pekerjaan berada pada kisaran 9-12% untuk sebagian besar paket, dengan target penyelesaian akhir pada 23 Desember 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.36
Otorita IKN Dapat Anggaran Rp 6,7 T pada 2027, Ini Target Pembangunannya
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 08.00
Pembangunan Kompleks Yudikatif di IKN Tembus 12 Persen, Target Rampung Desember 2027
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.54
Ada Area Khusus Demonstrasi di Gedung DPR IKN, Bisa Tampung 800 Orang
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 17.30
IKN Gaet Investor Swasta Garap Sektor Logistik Udara hingga Bioskop
Berita terkait
Proyek Kawasan Yudikatif & Legislatif IKN Lagi Digarap, Begini Progresnya
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Prabowo Tak Singgung IKN saat Pidato RAPBN 2027, Basuki Buka Suara
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 12.04
Basuki Jawab soal IKN Tak Disebut dalam Pidato Prabowo
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 10.28
Investasi Swasta Rp 74,54 Triliun Mengalir ke IKN
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 20.59