Proyek Kawasan Yudikatif & Legislatif IKN Lagi Digarap, Begini Progresnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menargetkan pembangunan kawasan perkantoran yudikatif dan legislatif rampung pada Desember 2027. Kawasan yudikatif mencakup gedung MK, MA, KY, Plaza Keadilan, dan Masjid dengan target progres 40% hingga akhir 2026. Sementara kawasan legislatif mencakup gedung DPR, MPR, DPD, serta fasilitas pendukung lainnya.
Proyek ini menghadapi kendala kenaikan harga material akibat ketegangan geopolitik AS-Iran. Harga solar industri melonjak dari Rp12.500 menjadi kisaran Rp20.000 per liter, dengan kenaikan harga minyak mencapai 37,41% per Juli 2026. Total nilai kontrak kawasan legislatif mencapai Rp8,24 triliun, sedangkan paket yudikatif terdiri dari kontrak Rp1,4 triliun (MA) dan Rp1,65 triliun (MK, KY, Masjid).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 16.00
Refleksi 81 Tahun Merdeka, Seberapa Dewasa Kita di Usia 81?
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 11.10
Himbara Mulai Bangun Kantor di IKN pada 2027
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.05
Prabowo Punya Target Besar, SBY Titip Pesan-pesan
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.40
HUT RI Momentum Pemkot Tingkatkan Pelayanan dan Pembangunan yang Tepat Sasaran
Berita terkait
Proyek Kawasan Yudikatif & Legislatif IKN Kena Dampak Perang, Begini Progresnya
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Ibas Dorong Penguatan Ekonomi-Infrastruktur Natuna Jadi Perhatian Nasional
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.09
Mahfud MD Ramal IKN dan Kopdes Berisiko Mangkrak Jika Prabowo Tak Lagi Berkuasa
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.20
Alram Defisit APBN Menyala, Ekonom Warning Bisa Tembus 3,1%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.55