Proyek Rp 2,8 T di Bogor Dimulai, Sampah 500 Ribu Ton Bakal Jadi Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga resmi dimulai dengan investasi Rp 2,8 triliun. Proyek ini dirancang mengelola lebih dari 500.000 ton sampah per tahun, yaitu sekitar 45% dari total sampah terkelola di Kota dan Kabupaten Bogor. Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan fasilitas ini dapat mereduksi emisi sampah dari TPA hingga 80% serta mengurangi emisi karbon sebesar 645.000 ton setara CO2 per tahun. Proyek diproyeksikan menciptakan 1.200 lapangan pekerjaan dan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai lebih dari 100.000 rumah tangga. Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat berharap pembangunan selesai dalam dua tahun ke depan, meskipun menyadari bahwa masih ada masalah sampah organik yang perlu ditangani selama proses pembangunan.
Bagikan
Berita terkait
Pembangunan Proyek PSEL Serang Raya Dimulai Akhir Tahun, Olah 1.161 Ton Sampah per Hari
JawaPos · 8 September 2026 pukul 12.45
Wali Kota Bekasi Targetkan PSEL Bantargebang Jadi Kawasan Inovasi Lingkungan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.48
PSEL Kota Bekasi Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.41
Menko Pangan meresmikan pembangunan fasilitas PSEL Kota Bekasi
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 16.05