PSEL Kota Bekasi Ditargetkan Beroperasi Pertengahan 2028
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Ciketing Udik, Bekasi, ditargetkan beroperasi pertengahan 2028. Proyek ini mengolah 1.500 ton sampah harian menjadi listrik bersih untuk disalurkan ke PLN dengan harga US$0,20 per kWh. PSEL Bekasi menggunakan teknologi moving grate incinerator dengan Air Pollution Control System (APCS) dan mengintegrasikan pirolisis untuk mengolah timbunan sampah. Proyek diproyeksikan menciptakan 1.000 lapangan kerja hijau. Penyelesaian mencakup pengambilan izin AMDAL dan kolaborasi lintas sektor antara Danantara Indonesia, Daya Energi Bersih Nusantara, dan PLN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 16.05
Menko Pangan meresmikan pembangunan fasilitas PSEL Kota Bekasi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.45
Bekasi Bangun Pengolahan Sampah Jadi Listrik (PSEL), Ini Pengembangnya
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.50
Resmi! Bekasi Bangun Pengolahan 500.000 Ton Sampah Jadi Energi Listrik
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.24
Zulhas: Kita akan Menghabisi Secara Bertahap Gunung-gunung Sampah
Berita terkait
Bekasi Resmi Kembangkan Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Rp3 Triliun
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 11.20
Proyek PSEL di Yogyakarta Bakal Serap 1.000 Tenaga Kerja
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.30
Wali Kota Bekasi Targetkan PSEL Bantargebang Jadi Kawasan Inovasi Lingkungan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 17.48
Proyek Rp3 T Jalan, Bekasi Olah 500.000 Ton Sampah Jadi 27 MW Listrik
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.50