PSI Sinyalkan Gibran Tak Akan Selalu Jadi 'Ban Serep' Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menolak gerbangan bahwa Gibran Rakabuming Raka hanya berfungsi sebagai 'ban serep' presiden Prabowo. Kader PSI, Dedy Nur Palakka, menekankan bahwa pasangan wakil presiden kini merupakan bagian penting dari pasangan calon yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilu. Setelah perubahan konstitusi, posisi wapres tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan pemimpin mandat yang memiliki peran aktif dalam pemerintahan. Dedy mengingatkan bahwa sejarah menunjukkan BJ Habibie dan Gus Dur pernah menggantikan presiden, namun kini wapres lebih strategis sebagai pasangan yang dipilih rakyat secara langsung, bukan sekadar pengganti presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.56
PSI Dukung Prabowo-Gibran Sampai Akhir, Tegaskan Siap Lawan Segala Upaya Menjatuhkan
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.04
Dinilai Picu Keresahan, Budi Arie Harus Bertanggung Jawab di Depan Publik
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 13.25
Bocahe Gibran Sesalkan Pernyataan Budi Arie soal 'Percepatan Sebelum 2029'
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.48
Tanggapi Rencana Aksi 27 Agustus, Postidar: Jangan Anarkis
Berita terkait
Anies dan Ganjar Paling Diuntungkan Jika Prabowo Jatuh?
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 11.00
Budi Arie Singgung Nasib Prabowo di Sebelah Jokowi, Pengamat: Kemesraan Selama Ini Hanya Palsu?
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.29
PSI: Gibran Tak Hanya Jalankan Tugas Sebagai Wapresnya Prabowo, tapi Juga Sedang Bangun...
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.15
Elektabilitas Gibran Terus Melejit, PSI: Sebentar Lagi Anies Baswedan Tergeser
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 09.20