Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

PTPN Group Bangun Ekosistem Singkong untuk Pangan dan Energi Nasional

PTPN Group membangun ekosistem singkong terintegrasi dari hulu ke hilir untuk memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. Fokus utama meliputi optimalisasi lahan, penerapan teknologi budidaya, dan hilirisasi menjadi bioetanol. Di Lampung, PTPN menargetkan pengembangan lahan hingga 10.000 hektare melalui kemitraan dengan 11 pihak strategis, termasuk swasta dan BUMD, dengan rencana awal penanaman di lahan seluas 7.313 hektare.

Untuk meningkatkan produktivitas dari 20 ton menjadi 30-60 ton per hektare, PTPN berkolaborasi dengan Universitas Lampung melalui National Cassava Center (NCC). Riset fokus pada varietas unggul dan teknologi stek sambung untuk meningkatkan hasil produksi dan kadar pati. Pada 2025, produksi singkong Lampung diproyeksikan mencapai 7,52 juta ton, yang berpotensi menghasilkan 405 juta liter bioetanol per tahun dengan nilai ekonomi Rp4,8 triliun. Langkah ini mendukung program bauran energi pemerintah (E20) tanpa mengganggu pasokan tebu untuk swasembada gula.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait