Awas Rencana Besar Bioetanol Cuma Mimpi, Sosok Ini Tunjuk Akar Masalah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman tidak terburu-buru dalam menyusun target pengembangan bioetanol. Ketua Umum APTRI, Soemitro Samadikoen, menyatakan bahwa penyediaan bibit tebu membutuhkan waktu 30 bulan dan proses pembibitan yang berjenjang. Untuk menanam 1 juta hektare tebu, diperlukan lahan bibit sekitar 160.000 hektare (seperenamnya). Pemerintah targetkan 2 juta hektare lahan untuk bioetanol dengan 1 juta hektare khusus tebu. Pengembangan bioetanol harus bertahap, mempertimbangkan kesiapan lahan, bibit, dan industri pengolahan. Soemitro menekankan pentingnya kerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam penyediaan lokasi, perizinan, infrastruktur, dan tenaga kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 21 September 2026 pukul 22.41
Mentan Amran siapkan 2 juta hektare untuk pengembangan bioetanol
kumparan · 22 September 2026 pukul 11.20
44 Bupati Kompak Dukung Mentan Amran Kembangkan Bioetanol Nasional
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 11.15
Amran: Pengembangan Bioetanol Bisa Buka 8 Juta Lapangan Kerja
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 10.20
Amran Siapkan 2 Juta Hektare untuk Pengembangan Bioetanol
Berita terkait
Amran Melibatkan 44 Bupati Perkuat Pengembangan Industri Bioetanol
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 18.00
Gubernur Mirza Dorong Lampung Jadi Pusat Pengembangan Bioetanol Nasional
Detik.com · 15 September 2026 pukul 12.12
Harga Bioetanol RI Naik Rp11.814/Liter, Berlaku September 2026
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.25
Amran Klaim BBM Hijau E50-B50 Bisa Hemat Devisa Rp500 T per Tahun
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.16