Puan: Karhutla Sering Jadi Besar Bukan Karena Tak Terdeteksi, Tapi Ada Jeda Informasi dan Tindakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan seringkali tidak terdeteksi karena kurangnya informasi, melainkan karena adanya jeda antara informasi yang diterima, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan tindakan di lapangan. Ia mendesak agar informasi hotspot segera diterjemahkan menjadi keputusan operasional dan dilanjutkan dengan aksi pemadaman yang cepat. Menurutnya, lonjakan titik panas harus dianggap sebagai situasi mendesak yang membutuhkan intervensi segera agar tidak berkembang lebih luas.
Akibat karhutla, kabut asap telah menyebabkan peningkatan kasus penyakit pernapasan dan mengurangi jarak pandang di sejumlah wilayah, bahkan hingga mencapai 10 meter. Puan meminta pemerintah menetapkan zona operasi prioritas, meningkatkan dukungan peralatan pemadaman, dan melindungi petugas dengan perlengkapan seperti baju tahan api, helm, kacamata pelindung, masker respirator, sarung tangan tahan panas, dan sepatu bot lapangan.
Selain itu, Puan menekankan pentingnya perlindungan terhadap masyarakat, termasuk ketersediaan masker, penambahan layanan kesehatan untuk kelompok rentan, dan penyediaan lokasi pengungsian jika kualitas udara semakin buruk. Di sisi lain, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan investigasi terkait karhutla, dengan 12 orang ditetapkan sebagai tersangka hingga pertengahan bulan ini, sebagian besar dengan motif pembakaran lahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 18.45
Karhutla Makin Parah, Ketua DPR Minta Pemerintah Prioritaskan Pelindungan Masyarakat
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.23
Karhutla di Kalimantan Makin Parah, Puan: Harus Segera Diatasi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.45
Percepat Penanganan Karhutla Kalimantan dan Sumatera!
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.20
Menhub Sebut Asap Karhutla Mereda, Masih Ada Penerbangan Terdampak
Berita terkait
Kebakaran Hutan Meluas di Kalbar dan Kalteng
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.05
Karhutla di 6 Provinsi Turun, BNPB Catat Sisa Lahan Terbakar 96,07 Hektare
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.52
'Normal dari Mananya?' Warga Kaltim Respons Pernyataan BNPB soal Asap Karhutla
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 12.30
Daftar Lengkap Perusahaan Dicabut Izinnya Usai Kebakaran Hutan
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.38