Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Bidik PNBP ESDM Lampaui 100% pada 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) dapat melampaui 100% dari target pada akhir 2026. Purbaya mendorong Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan penerimaan dari sektor tersebut guna memperkuat pendapatan negara. Hingga Juli 2026, realisasi PNBP sektor ESDM mencapai Rp96,26 triliun atau 70,69% dari target Rp136,18 triliun. Pemerintah masih memiliki ruang untuk mendorong realisasi ini hingga akhir tahun. Purbaya menyampaikan, "Harusnya lebih, kita dorong-dorong Pak Bahlil bisa lebih dari 100%." Sebelumnya, Kementerian ESDM berhasil melampaui target PNBP pada 2025 dengan realisasi mencapai Rp138,40 triliun atau 108,56% dari target Rp127,48 triliun. Pencapaian ini sekaligus dengan Kementerian ESDM memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan keuangan tahun anggaran 2025. Laporan pemeriksaan BPK diserahkan pada Rabu (5/8/2026). Opini WTP ini menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan di lingkungan Kementerian ESDM telah memenuhi standar akuntabilitas dan tata kelola yang baik. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menilai capaian tersebut mencerminkan konsistensi kementerian dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara. Menurutnya, keberhasilan meningkatkan PNBP penting bagi penerimaan negara, namun harus diimbangi dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Bahlil menegaskan peningkatan penerimaan harus tetap mengedepankan akuntabilitas, transparansi, keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam, dan kepatuhan pelaku usaha. Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana memberikan apresiasi atas kinerja Kementerian ESDM, menyatakan tidak banyak kementerian yang keberhasilannya didominasi oleh core business sektor intinya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait