Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Ungkap BI, LPS-OJK Kompak Ramal Ekonomi Q2-2026 Kisaran 5,4%

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yang terdiri dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 berada di kisaran 5,4%. Angka ini sedikit lebih rendah dibanding realisasi kuartal I-2026 yang tumbuh 5,61% year on year. Sekretaris KSSK Purbaya menyatakan semua lembaga sepakat prediksinya di bawah 5,6% namun tidak jauh dari 5,4%.

Perlambatan ini disebabkan tingginya ketidakpastian ekonomi global, termasuk melonjaknya harga minyak mentah dan energi, serta volatilitas pasar keuangan seperti fluktuasi nilai tukar dan aliran modal asing yang keluar. Meski demikian, pemerintah optimistis memasuki semester II-2026, ekonomi Indonesia bisa pulih ke kisaran 5,6%-6%. Purbaya menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan berupa insentif, dukungan belanja negara, penjaminan likuiditas sistem keuangan, dan perbaikan iklim investasi untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di paruh kedua tahun ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait