Purbaya Paparkan Perbedaan Kredit dan Ekonomi di Zaman Jokowi dan SBY
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membandingkan kebijakan ekonomi antara era Presiden Joko Widodo dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurutnya, pertumbuhan uang primer (base money) dan kredit selama pemerintahan Jokowi dalam 10 tahun terakhir hanya mencapai 7 persen dan 5-7 persen secara berturut-turut. Sebaliknya, pada masa SBY, pertumbuhan uang primer rata-rata mencapai 18 persen, sementara kredit tumbuh 22 persen selama 10 tahun. Purbaya menilai kebijakan fiskal dan moneter di era Jokowi kurang mendukung sektor swasta atau non-pemerintah. Untuk memperkuat likuiditas perbankan, pemerintah telah mengalihkan sekitar Rp 400 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sistem perbankan, dengan Rp 200 triliun dijadwalkan ditarik kembali pada Juli 2027. Strategi ini disebutnya sebagai bagian dari kebijakan fiskal kreatif yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan sektor non-pemerintah tanpa menambah beban biaya bagi negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 06.03
Purbaya Sebut Swasta Era Jokowi 'Memble', Kini Pemerintah Mau Hidupkan Lagi Mesin Ekonomi
Berita terkait
SBY Respons Ambisi Prabowo Kejar Ekonomi 6%: Saya Melihat...
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 00.00
SBY Nilai Arah Ekonomi Prabowo Makin Jelas, Target Pertumbuhan 6% Dinilai Ambisius
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 21.33
SBY: Target Pertumbuhan 6% Ambisius, Tapi Bukan Berarti Tidak Bisa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.32
Menkeu targetkan penurunan kemiskinan hingga 6,5 persen pada 2027
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 17.53