Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya Soal Cukai Minuman Berpemanis: Ekonomi Morat-marit Ngapain Dipajakin

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa belum menentukan jadwal penerapan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) karena masih menunggu kondisi ekonomi nasional yang lebih stabil. Dalam pertemuannya di Gedung DPR RI, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menerapkan cukai baru saat perekonomian sedang tertekan atau 'morat-marit'. Sebaliknya, pemerintah lebih memilih memberikan insentif atau subsidi untuk mendukung pemulihan ekonomi. Purbaya menekankan fleksibilitas pemerintah dalam menyesuaikan momentum penerapan kebijaran ini dengan dinamika ekonomi yang sedang berkembang.

Sebelumnya, rencana penerapan cukai MBDK telah disampaikan oleh Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan rasio pajak hingga mencapai 11% melalui perbaangan sistem perpajakan, digitalisasi, dan penguatan penerimaan dari sektor kepabean dan cukai.

Purbaya melaporkan bahwa penerimaan negara mulai membaik, ditandai dengan pertumbuhan pajak sebesar 30 persen dan pembalikan positif pada bea cukai (dari negatif menjadi positif 7 persen). Pemerintah berharap tren ini berkelanjutan seiring pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Berita terkait