Raksasa Minyak AS Raup Untung Besar-besaran, Kantongi Rp 2,8 T/Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua perusahaan minyak terbesar AS, ExxonMobil dan Chevron, laporkan keuntungan besar pada kuartal II-2026 akibat lonjakan harga minyak global dari perang AS-Iran di Timur Tengah. ExxonMobil mencatat keuntungan US$ 14,5 miliar (Rp 259,5 triliun) atau Rp 2,8 triliun per hari, dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Chevron mendapatkan laba US$ 12,1 miliar (Rp 216,5 triliun), naik empat kali lipat dari kuartal sama tahun lalu. Lonjakan harga minyak mentah global melonjak lebih dari 40% tahun ini karena keterbatasan pasokan Timur Tengah. Kilang-kilang perusahaan ini memanfaatkan margin penyulingan tertinggi untuk bensin, bahan bakar jet, dan diesel. Shell juga mencatat laba hampir US$ 10 miliar (Rp 178,97 triliun), lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.
Bagikan
Berita terkait
Pemerintah pacu penguatan ekosistem emas untuk dukung sistem moneter
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 19.17
Prabowo Targetkan Lifting Minyak di 2027 Capai 610.000 Barel per Hari
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.57
AS Ancam Iran Akan Alami Isolasi Ekonomi yang Belum Pernah Disaksikan Dunia
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.35
Prabowo Puji PT Timah, Laba Terbang 805%-Tutup 1.000 Tambang Ilegal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.00