Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Negara Kaya Minyak Ini Tercekik Perang AS-Iran, Tekor Rp 1.068 T

Ekonomi Irak mengalami krisis berat akibat perang AS-Iran yang menghancurkan aliran perdagangan bebas melalui Selat Hormuz. Irak kehilangan pendapatan minyak US$ 60 miliar (Rp 1.068 triliun) karena tidak bisa mengekspor 90% minyaknya. Gangguan pasokan menyebabkan impor turun dari 90% menjadi 70%, harga barang naik 25-30%. Nilai tukar dinar Irak melemah hingga 1.600 dinar per dolar AS, lebih tinggi dari kurs resmi 1.300. Cadangan devisa Bank Sentral turun dari US$ 106 miliar menjadi US$ 80 miliar. PM Ali al-Zaidi menyatakan tantangan ekonomi luar biasa menghadapi Irak.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait