Negara Kaya Minyak Ini Tercekik Perang AS-Iran, Tekor Rp 1.068 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonomi Irak mengalami krisis berat akibat perang AS-Iran yang menghancurkan aliran perdagangan bebas melalui Selat Hormuz. Irak kehilangan pendapatan minyak US$ 60 miliar (Rp 1.068 triliun) karena tidak bisa mengekspor 90% minyaknya. Gangguan pasokan menyebabkan impor turun dari 90% menjadi 70%, harga barang naik 25-30%. Nilai tukar dinar Irak melemah hingga 1.600 dinar per dolar AS, lebih tinggi dari kurs resmi 1.300. Cadangan devisa Bank Sentral turun dari US$ 106 miliar menjadi US$ 80 miliar. PM Ali al-Zaidi menyatakan tantangan ekonomi luar biasa menghadapi Irak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 07.00
Top 3: Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS
Berita terkait
Ketegangan di Selat Hormuz Picu Harga Minyak Global Makin Fluktuatif
JawaPos · 4 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.40
IHSG Diproyeksi Bergerak Konsolidasi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sentimen
kumparan · 24 September 2026 pukul 07.00
Makkah Kena Alarm Perang, Saudi Jadi Titik Panas Baru di Timteng
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 05.37