Ramai Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, UGM Ancam Jalur Hukum Jika Ada Pemalsuan Atas Nama Kampus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ramai di media sosial, terkait dengan proses hukum terhadap dua terdakwa, Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Tudingan beredar bahwa ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi dicetak di sebuah percetakan di Pasar Pramuka, Jakarta. Namun, UGM menegaskan kampus tidak akan bertanggung jawab atas tindakan pemalsuan yang dilakukan pihak ketiga. Wakil Rektor UGM, Wening Udasmoro, membandingkan situasi ini dengan pemalsuan ijazah Oxford, menjelaskan bahwa kesalahan terletak pada pelaku pemalsuan, bukan pada institusi yang diperbuatiny. UGM menyatakan akan menempuh jalur hukum jika terbukti ada pihak yang memalsukan ijazah dengan menggunakan nama kampus. Klaim tentang pencetakan di Pasar Pramuka hanyalah spekulasi politik tanpa bukti hukum yang sah. Di sisi lain, Jokowi menegaskan kesiapannya untuk menampilkan dokumen pendidikan asli di hadapan majelis hakim, mulai dari SD hingga S1 UGM. Proses hukum kasus ini masih berjalan, termasuk pembacaan dakwaan terhadap Dokter Tifa dan berbagai gugatan praperadilan yang diajukan terdakwa.
Bagikan
Berita terkait
Ijazah Jokowi Diduga Dicetak di Pasar Pramuka, UGM: Kalau Terbukti Palsu, Kampus Akan...
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 09.20
UGM Tolak Tunjukkan Salinan Ijazah Jokowi
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 09.20
Ditanya Ijazah Asli Jokowi, UGM: Kami Tidak Punya
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.40
UGM Sentil Isu Ijazah Jokowi: Kalau Dipalsukan, Kampus Tak Bisa Disalahkan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 08.20