UGM Sentil Isu Ijazah Jokowi: Kalau Dipalsukan, Kampus Tak Bisa Disalahkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan bahwa tuduhan ijazah palsu Presiden Joko Widodo tidak dapat disalahkan kepada kampus. Wakil Rektor Wening Udasmoro menggunakan analogi dengan universitas ternama seperti Oxford, menjelaskan bahwa pihak ketiga yang memalsakan ijazah tidak mencerminkan kesalahan institusi pendidikan tersebut. UGM menegaskan logika ini dalam klarifikasinya pada 22 Agustus 2025. Isu ini muncul setelah sejumlah politisi dan aktivis mencurigai adanya pemalseman dokumen, dengan klaim spekulatif bahwa ijazah Jokowi dicetak di Pasar Pramuka, Jakarta. Namun, klaim tersebut belum didukung bukti hukum yang sah. Proses hukum terkait tuduhan ini sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dengan Jaksa Penuntut Umum yang baru saja membacakan ulang dakwaan terhadap Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. Pihak terdakwa sempat mengajukan gugatan praperadilan dan eksepsi terkait keabsahan bukti digital. Di sisi lain, Jokowi menegaskan kesiapannya untuk menampilkan dokumen pendidikan lengkap dari SD hingga S1 UGM di hadapan majelis hakim.
Bagikan
Berita terkait
Roy Suryo Punya 'Senjata' Baru Hadapi Jokowi
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 10.30
Ramai Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, UGM Ancam Jalur Hukum Jika Ada Pemalsuan Atas Nama Kampus
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 08.50
Ditanya Ijazah Jokowi yang Beredar di Medsos Asli atau Palsu, UGM Enggan Berkomentar
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 09.40
Terungkap! UGM Tak Pernah Pegang Ijazah Asli Jokowi Sejak 1985
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 17.50