Reshuffle Prabowo Sia-sia? Pakar: Mengganti Purbaya Tak Mengubah Apa-apa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan Muhyonot Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara pada September 2026. Pergantian ini dinilai belum menyentuh persoalan struktural yang ada menurut pakar tata kelola pemerintahan. Lukas Suwarso, mantan Ketua AJI, membandingkan kebijakan pemerintah dengan pengobatan kanker stadium 4 menggunakan obat gejala ringan, sehingga hanya mengatasi gejala permukaan tanpa menyelesaikan akar masalah. Ia menyatakan bahwa mengganti satu menteri tidak akan mengubah kebijakan jika sistem pemerintahan tidak diperbaiki secara keseluruhan. Suwarso menyarankan agar kabinet yang dianggap berlebihan dipangkas dari 101 menjadi 25 orang agar lebih efisien dan fokus. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk menangani krisis ekonomi dan tata kelola yang lebih dalam. Suahasil Nazara menyatakan bahwa ia menerima instruksi khusus dari presiden untuk menjaga kesehatan keuangan negara dan meningkatkan kredibilitas instrumen fiskal, termasuk menjaga agar APBN tetap sehat dan dapat dipercaya sebagai dasar kebijakan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 06.15
Terima Kasih Purbaya, Selamat Bertugas Menkeu Suahasil Nazara
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 09.39
Membaca sinyal kontinuitas di tangan Menteri Keuangan baru
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 21.13
Gubernur BI melantik Kepala Dept Kebijakan Makroprudensial
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 20.16
Demokrat: Reshuffle Menkeu Langkah Tepat Pulihkan Kepercayaan Pasar
Berita terkait
PR Suahasil yang Gantikan Purbaya, Ekonom: Harus Berani Potong Anggaran Program Prioritas Presiden
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 17.01
Prabowo Buka Suara Kabinetnya Dibilang Gemuk dan Tak Efisien
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.05
Prabowo Target Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Hemat Rp 100 Triliun
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.39
Dicopot Mendadak, Purbaya Seperti Tidak Dihargai oleh Presiden, Caranya Ga Seperti itu Juga
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 13.40