Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Buka Suara Kabinetnya Dibilang Gemuk dan Tak Efisien

Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik terhadap Kabinet Merah Putih yang sering disebut 'gemuk' dan 'tidak efisien'. Dalam penutupan Muktamar ke-35 NU, ia menjelaskan bahwa kabinetnya didukung oleh koalisi tujuh dari delapan partai di parlemen, sehingga membutuhkan banyak jabatan untuk mengatur negara dengan jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa. Ia menolok wajah dengan Timor Leste yang hanya memiliki 28 institusi kabinet meski wilayahnya jauh lebih kecil, sementara Indonesia memiliki 49 instansi dalam kabinetnya. Prabowo berargumen bahwa sebagai negara terbesar keempat di dunia, Indonesia tidak bisa hanya dikendalikan oleh satu partai, sehingga koalisi yang melibatkan delapan partai justru dianggapnya sudah efisien dibandingkan negara lain yang mungkin melibatkan belasan atau puluhan partai.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait