RI & UEA Bahas Rencana Genjot Perdagangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Indonesia Budi Santoso bertemu Menteri Perdagangan UEA Thani bin Ahmed Al Zeyoudi di Jaipur, India untuk membahas optimasi pemanfaatan Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA). Perjanjian yang berlaku sejak 1 September 2023 telah menghasilkan perdagangan US$ 6,42 miliar pada 2025 dengan surplus ekspor Indonesia sebesar US$ 1,63 miliar. Pada Januari-Juni 2026, total perdagangan mencapai US$ 3,14 miliar dengan ekspor Indonesia US$ 1,76 miliar dan impor US$ 1,38 miliar. Produk ekspor utama meliputi perhiasan, minyak hewani, kendaraan, mesin, dan besi/baja. Impor utama meliputi perhiasan, garam, belerang, aluminium, senjata, dan plastik. Kedua pihak berencana menggelar Joint Committee Meeting untuk menyelesaikan isu implementasi dan membawa delegasi bisnis UEA ke Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.50
Harga Naik Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan Saham TRUK
Berita terkait
Misi Dagang Jatim di Arab Saudi Catat Potensi Transaksi Rp 6,7 Triliun
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.14
Prabowo Perintahkan IEU-CEPA Dikebut, Target Berlaku Awal 2027
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.55
Utilisasi Pabrik Tekstil 75%, Pemerintah Sebut Masih Ada Ruang Ekspansi
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 22.19
Indonesia-Bulgaria Bidik Kerja Sama Industri, Ini Sektor yang Dilirik
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 20.14